Senin, 05 November 2012
Lebih Gegas dan Ringkas
keistimewaan terdapat pada desain yang lebih tipis dan mesin bertenaga.
Sejak pertama muncul, padfone langsung mencuri perhatian. Maklum konsep yang di tawarkan memang menarik. padfone menawarkan konsep hibrida yang mengkombinasikan tablet (Pad) dan smartphone (Fone) ke dalam rancangan yang di lepas-pasang. Seluruh komponen ( seperti processor, storage, dan komponen telepon) berada di smartphone, sementara di tablet hanya berisi layar, baterai, dan speaker.Namun ketika semuanya di satukan, Anda bisa mengoperasikan Padfone layaknya tablet biasa.Pendekatan ini menjadi unik di bandingproduk phablet (Phone tablet) yang lebih mirip smartphone dengan layar besar saja.
Mengambil momentum akhir tahun, pertengahan oktober kemarin Asus merilis Padfone 2 yang merupakan generasi kedua dari produk inovatif mereka tersebut. Acara berlangsung bersamaan di dua tempat, yaitu Milan dan Taipei. Infokomputer pun berkesempatan meliput acara puncak di ibukota Taiwan tersebut yang dibuka langsung oleh CEO Asus, Jerry Shen.
Tenaga Berlipat
Jika menambahkan gadget super kencang, anda tidak akan kecewa dengan Padfone 2 ini. Pasalnya, perangkat ini menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon S$ Pro (AP8064 - Krait) yang memiliki 4 inti dan menggunakan arsitektur prosesor ARM Cortex A15. Bagi yang belum tahu, Cortex A15 adalah arsitektur prosesor tertinggi di jajaran ARM, menggantikan era Cortex A8/A9. Baru sedikit smartphone yang menggunakan prosesor kelas ini, seperti LG Optimus G dan Google Nexus 4.
Pada Padfone 2, kecepatan prosesor Snapdragon S4 Pro mencapai 1,5GHz yang di bantu RAM dual-chanel 2GB. Spesifikasi ini setidaknya dua kali lipat Padfone generasi pertama. Bersama CPU kencangini juga tertanam chip grafis Andreno 320 byang memiliki performa sekelas GeForce ULP (digunakan oleh perangkat berbasis nVidia Tegra 3) dan powerVR SGX543MP3 (digunakan oleh iPhone 5).
Dengan spesifikasi super ditambah desain tandemnya membuat Padfone 2 jadi lawan tangguh bagi perangkat sekelas. Benchmark yang kami lakukan pun menunjukan betapa mudahnya Asus melibas gadget tangguh macam Galaxy S III, Galaxy Note 2, atau HTC One X.
Lebih Ringkas
Bagian ponsel Padfone 2 kini hadirdengan layar Super IPS+4,7" 1280x720 pixel dengan lapisan Corning Gorilla Glass. Ponsel GSM dengan baterai 2140mAh ini menawarkan waktu bicara dan browsing dengan Wifi sekitar 13-16 jam. Saat di tandem ke tablet yang mengusung baterai 5000mAh. daya pakainya meningkat tiga kali lipat.
Soal tandem, Padfone 2 juga menawarkan berbagai perbaikan. Di Padfone generasi pertama, smartphone harus di masukan ke dalam tempat khusus yang memiliki tutup. Sementara Padfone 2, smartphone hanya perlu di selipkan di panel belakang. Mekanisme ini membuat tablet terasa lebih ramping. Namu Asus menjami smartphone tetap aman "menempel" di tablet meskipun di posisikan terbalik.
Proses integrasi antara smartphone dan tablet pun semakin erat. Mengusung teknologi Dynamic Display yang merupaka hasil kerja sama Asus dan Google, proses perpindahan berlangsung lebih mulus. Sesaat setelah mendudukan smartphone ke docking, tablet secara otomatis akan memproyeksikan tampilan ke layar. Aplikasi yang ringkas di smartphone pun berubah menjadi lebih informatif saat di tablet. Contohnya aplikasi email client yang hanya menampilkan daftaremail di smartphone akan menampilkan priview email saat di tablet.
Tabletnya sendiri memiliki ukuran layar 10,1 inci dengan resolusi 1280x800 pixel. Menggunakan teknologi IPS, Asus mengklaim layar tersebut akan menampilkan gambar berkualitas tinggi. Di sisi baterai, ukuran 5000mAh ini sendiri lebih sedikit di banding Padfone generasi pertama (6500mAh), namun, berefek pada bobot yang lebih ringan. Tablet Padfone 2 memiliki bobot 514gram, dan di gabung dengan smartphone, sekitar 649gram. Artinya Padfone 2 lebih ringan di banding iPad terbaru.
Meski mengedepankan fleksibilitas smartphone dan tablet, Padfone 2 ternyata di jual terpisah. Untuk smartphone (Fone) kapasitas 16GB, Asus membandrol 17.901 dollar taiwan, atau sekitar Rp 5,8 jt. Jika ingin menambah docking, konsumen diharuskan menambah 6000 dollar taiwan (Rp 1,9jt).
Sayangnya, produk ini baru tersedia di pasaran Amerika, Eropa serta sebagian Asia--namun tidak termasuk Indonesia.
(Seumber : Majalah Infokomputer, November 2012. (www.infokomputer.com))
Senin, 22 Oktober 2012
Perkembangan Hardware Output Dari Dahulu Hingga Saat Ini
Perkembangan Hardware Output Dari Dahulu Hingga Saat Ini
A.Sejarah Dan Cara Kerja Printer
Teknik cetak mencetak sudah
dilaksanakan secara sederhana di Cina pada abad ke-14. Inovasi
orang-orang Cina telah berhasil menciptakan tinta dan block printing
yang berpengaruh besar terhadap tradisi tulisan. Tetapi perkembangan
teknik cetak di Cina tidak sehebat dengan perkembangan yang terjadi di
Eropa. Hal ini terjadi disebabkan alfabet Cina memiliki ribuan ideogram
spesifik, yang sangat sukar jika diterapkan
di mesin tik. Akibatnya, hampir tidak ada perubahan yang berarti dalam
hal efisiensi produksi di Cina sebagaimana yang terjadi di Eropa.
Di awal tahun 1950-an, terjadi perkembangan budaya yang sangat pesat
di Eropa yang menimbulkan kebutuhan akan proses produksi dokumen tulisan
yang cepat dan murah. Adalah Johannes Guternberg, seorang tukang emas
dan usahawan asal Jerman, yang berhasil mengembangkan teknologi mesin
cetak yang telah mengubah tehnik mencetak secara revolusioner.
Percetakan sendiri mungkin merupakan penemuan yang paling penting pada
millennium lalu, walaupun dampak yang ditimbulkannya pada perekonomian
global tidak terlalu besar. Penemuan mesin cetak ini memungkinkan
Alkitab jadi buku pertama yang diproduksi secara massal.
Di abad 21 ini teknologi berkembang dengan cepat dan tidak mengenal
batas ruang dan waktu. Salah satu teknologi yang sangat bermanfaat dan
di gunakan orang diseluruh dunia adalah computer. Dengan computer banyak
tugas manusia yang bisa terselesaikan. Computer sebagai alat yang
membantu tugas manusia. Banyak hal yang bisa dilakukan manusia dengan
computer. Salah satu prinsip yang bisa manusia ambil dari computer
adalah WYSIWYG (What You See Is What You Get), apa yang terlihat (di
layar monitor atau media input) adalah apa yang akan anda
dapatkan. Semua itu tidak terlepas dari fungsi sebuah alat yang
dinamakan Printer.
Dari waktu ke waktu, teknologi printer terus berkembang sehingga mau
tidak mau bagi seseorang yang selalu berhubungan dengan komputer dan
peralatan lainnya harus terus mengikuti perkembangan tersebut. Printer
dalam bahasa Indonesianya berarti pencetak (alat cetak). Istilah
‘printer’ saat ini sering digunakan untuk menyebut alat cetak yang
terhubung dengan komputer. Untuk menghubungkan printer dengan komputer
diperlukan sebuah kabel yang terhubung dari printer ke CPU komputer.
Saat ini, merk produk printer yang sering digunakan diantaranya adalah
Epson, Brother, Hewlett Packard (HP), Canon, Lexmark dan masih banyak
lagi.
-Fungsi printer
Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung
ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan
tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah
yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot per inch). Maksudnya
adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi
resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya,
jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus.
*Jenis – jenis Printer
1.Printer Dot Matrix
Jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya
menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik
yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil
cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis
printer Dot Matrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam
satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin
berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan
lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal
adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan
lain-lain.
Cara Kerja Printer Dot Matrix
Printer dot matrix pertama dikenal pada tahun 1964, pada tahun 1970,
sebagian besar industri printer dot matrix dimiliki oleh perusahaan
Digital dan Centronics, dan Centronics lebih memilih pasar low-end
dibandingkan dengan Digital. LA30, LA36, dan Centronics 101 adalah
printer dot matrix pada masa awal perkembangan printer dot matrix. pada
tahun 1970-1990 printer dot matrix merupakan printer yang paling dapat
diandalkan dari segi hasil dan harganya. Pada tahun 1990 mulai muncul
printer dot matrix yang mendukung koneksi ke komputer menggunakan port
USB.
Printer Dot-Matrix adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih
sangat rendah. Selain itu ketika sedang mencetak, printer jenis ini
suaranya cenderung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang
baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang
saling berhubungan.
Head dari printer jenis ini, terdiri atas 7 atau 9 ataupun 24 jarum
yang tersusun secara vertical dan membentuk sebuah kolom. Pada saat
bekerja, jarum yang ada akan membentuk character images melalui
gesekan-gesekan jarum pada karbon dan kertas. Printer jenis ini juga
merupakan character printer. Kecepatannya sangat bervariasi, tapi untuk
Epson LX-80, adalah 80 caharacter per second.
Pada saat head-printer bergerak dari kiri kekanan sambil menyentuh
kertas, maka huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan
segera muncul. Pola huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang
dibaliknya terdapat kertas, dan terjadilah pencetakan huruf demi huruf.
Setiap character yang terbentuk akan menimbulkan suatu pola unique
yang terdiri dari pelbagai titik didalam dimensi sebuah matrix. Jenis
printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada
pula yang non-color. Umumnya, printer jenis dot-matrix juga hanya
mempunyai satu warna, yaitu warna hitam. Untuk printer color, digunakan
pita (karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru,
merah dan kuning.
Printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal ‘bandel’
(awet). Kelebihan lainnya, pita printer dot-matrix jauh lebih murah
dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan
laserjet.
2. Thermal Printer
Kualitas
thermal printer sama dengan dot matrix karena prinsip kerjanya sama,
hanya thermal printer menggunakan panas dan bukan tekanan atau impact.
Keuntungan dari thermal printer adalah lebih tidak berisik dan
mempunyai kecepatan tinggi yaitu 6 halaman per menit, kelemahannya
adalah harus menggunakan kertas khusus.
3.Printer Ink Jet
Printer ini pertama dikembangkan secara ekstensif sejak 1950 dan
printer inkjet yang dapat memproduksi citra dari komputer baru
dikembangkan pada 1970 dan dikuasai oleh Epson, Hewlett-Packard, dan
Canon.
Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode
pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh
jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan
jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa
menghasilan hasil cetakan warna.
Cara Kerja Printer InkJet
Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu
dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui
nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang
dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan
menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung
tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle
yang ditentukan dan tercetak pada kertas.
Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa
detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan
pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan
menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung
dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin
printer.
4.Jenis Laser Jet
Printer laser pertama ditemukan oleh Gary Starkweather di Xerox pada
1969. Prototipenya adalah sebuah mesin fotokopi Xerographic yang
dimodifikasi.
Printer laser warna memiliki cara kerja yang lebih kompleks karena
selain memiliki lebih dari satu skema photoreceptor, juga harus tepat
alignment antar warnanya.
Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode
pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan
menggunakan perangkat infra merah. selain hasil cetak yang lebih bagus
jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix maupun ink jet,
printer laser jet juga memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan
hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil ceta pada
mesin photo copy.
Cara Kerja Printer Laser
Sebenarnya cara kerja printer laser mirip dengan mesin fotokopi,
yaitu menggunakan photographic drum. Prosesnya seperti ini:
* Kawat corona mengalirkan listrik statis yang membuat drum (photo
conductor) bermuatan positif.
* Unit laser (exposition) menyorotkan sinar pada permukaan drum yang
berputar sesuai dengan informasi yang diperoleh dari computer. Dengan
cara ini, laser menggambar huruf atau citra yang akan dicetak sebagai
sebuah pola muatan listrik–sebuah citra listrik statis yang bermuatan
negative.
* Selanjutnya toner atau tinta berwujud serbuk ditaburkan pada drum.
Karena toner bermuatan positif, akan menempel pada area bermuatan
negatif pada drum, yaitu area yang tadi sudah disorot dengan sinar
laser.
* Baki kertas memasukkan selembar kertas sehingga digiling oleh drum.
Sebelumnya, kertas diberi muatan negatif oleh kawat corona. Muatan itu
lebih besar dari muatan negatif citra listrik statis sehingga kertas
dapat menarik serbuk toner yang bermuatan positif. Karena berputar
dengan kecepatan yang sama dengan perputaran drum, kertas menyalin citra
yang ada di drum.
* Kertas yang telah menyalin citra itu dilewatkan pada fuser, yakni
sepasang penggulung yang dipanaskan. Saat melewati fuser, serbuk toner
meleleh dan menempel kuat pada serat kertas. Kemudian kertas dikeluarkan
ke baki output.
* Setelah citra listrik statis pada drum dipindahkan ke kertas, drum
melewati lampu pembebasan. Sorotan lampu yang terang mengenai seluruh
permukaan photoconductor dan menghapus citra listrik statisnya. Lalu,
drum melewati kawat corona yang memberinya muatan positif kembali.
* Proses akan diulang lagi untuk pencetakan berikutnya
5. Interface
Printer dapat dihubungkan dengan
komputer secara seri dengan RS-232C atau parallel dengan Centronic.
Tetapi karena belum standarnya dunia teknologi komputer dan printer maka untuk menjalankan printer yang berlainan dengan jenis komputemya maka dapat digunakan perangkat
lunak.
6. Plotter
Plotter merupakan salah satu peralatan output yang digunakan
untuk menggambar grafik dan lain-lain. Perbedaannya dengan printer menggunakan sistem digital, yaitu
analog. Contoh plotter grafik adalah ECG (Electro Cardiograph) yaitu
alat yang digunakan untuk mengetahui potensial dari denyutan jantung,
atau jarum seismograph untuk mencatat getaran bumi. Plotter dapat
menggambar grafik pada kertas, plastik, maupun pada plastik transparan
untuk digunakan dalam proyektor.
7.Jenis LCD Pada Printer
Pada printer LCD dan LED cara kerjanya sama dengan printer laser,
hanya saja alih-alih menggunakan laser, printer jenis ini menggunakan
konsep LCD atau LED sebagai penembak ion-ion pada photoreceptor. Printer
LED lebih dikenal dibandingkan dengan printer LCD. Printer LED lebih
cepat dibandingkan dengan printer laser, karena ion yang ditembakkan
langsung menyeluruh ke seukuran kertas. Mengurangi bagian yang bergerak
dibandingkan dengan printer laser. Printer ini menghasilkan grafis
berkualitas tinggi dan gambar.
B.Sejarah Dan Fungsi Monitor
Monitor atau
sering kita sebut Layar tampilan Komputer biasanya digambarkan pada
sebuah kotak layar yang dapat menampilkan sesuatu dari komputer. Selain
itu pula istilah monitor terkadang digambarkan untuk menilai kemampuan
grafis. Monitor yang juga disebut sebagai “computer display” merupakan
komponen output personal komputer yang digunakan untuk me`nampilkan teks
atau gambar ke layar sehingga dapat dinikmati oleh pemakai. Kata monitor sebenarnya adalah sebuah istilah dari
bahasa Latin yang artinya untuk pengingat atau penyaran.
Sejarah
Monitor
Pada generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti sekarang ini. Komputer waktu itu terhubung dengan TV keluarga sebagai layar penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adalah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horisontal pada layar. Monitor khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM PC, yang pada awalnya memiliki resolusi 80 X 25 dengan kemampuan warna “green monochrome”. Monitor ini sudah mampu menampilkan hasil yang lebih terang, jelas dan lebih stabil. Pada generasi berikutnya muncul mono graphics (MGA/MDA) yang memiliki 720x350. Selanjutnya di awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan range resolusi dari 160x200 sampai 640x200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna. Kemudian setelah itu, generasi monitor EGA muncul dengan resolusi yang lebih bagus yaitu 640x350. Monitor jenis ini cukup stabil sampai berikutnya munculnya generasi komputer Windows. Semua jenis monitor ini menggunakan digital video - TTL signals dengan discrete number yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standard grafik yang dimiliki.
Pada generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti sekarang ini. Komputer waktu itu terhubung dengan TV keluarga sebagai layar penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adalah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horisontal pada layar. Monitor khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM PC, yang pada awalnya memiliki resolusi 80 X 25 dengan kemampuan warna “green monochrome”. Monitor ini sudah mampu menampilkan hasil yang lebih terang, jelas dan lebih stabil. Pada generasi berikutnya muncul mono graphics (MGA/MDA) yang memiliki 720x350. Selanjutnya di awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan range resolusi dari 160x200 sampai 640x200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna. Kemudian setelah itu, generasi monitor EGA muncul dengan resolusi yang lebih bagus yaitu 640x350. Monitor jenis ini cukup stabil sampai berikutnya munculnya generasi komputer Windows. Semua jenis monitor ini menggunakan digital video - TTL signals dengan discrete number yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standard grafik yang dimiliki.
Selanjutnya dengan diperkenalkannya standard monitor
VGA, tampilan grafis dari sebuah Personal Computer menjadi nyata. VGA
dan generasi-generasi yang berhasil sesudahnya seperti PGA, XGA, atau
SVGA merupakan standard analog video dengan sinyal R (Red), G (Green)
dan B (Blue) dengan continuous voltage dan continuous range pada
pewarnaan. Secara prinsip analog monitor memungkinkan penggunaan full
color dengan intensitas yang tinggi.
Generasi monitor terbaru adalah teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.
Generasi monitor terbaru adalah teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.
Berbagai Jenis Monitor
Dengan perkembangannya yang sangat
pesat, saat ini terdapat tiga jenis teknologi monitor. Ketiga golongan
teknologi tersebut adalah CRT (Cathode Ray Tube), Liquid Crystal Display
(LCD) dan Plasma gas.
a. Cathode Ray Tube
Pada monitor CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung sinar katoda. Teknologi ini memunculkan tampilan pada monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap. Teknologi CRT merupakan teknologi termurah dibanding dengan kedua teknologi yang lain. Meski demikian resolusi yang dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Hanya saja energi listrik yang dibutuhkan cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup kuat.
a. Cathode Ray Tube
Pada monitor CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung sinar katoda. Teknologi ini memunculkan tampilan pada monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap. Teknologi CRT merupakan teknologi termurah dibanding dengan kedua teknologi yang lain. Meski demikian resolusi yang dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Hanya saja energi listrik yang dibutuhkan cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup kuat.
![]() |
| MONITOR LCD |
| MONITOR LCD |
C. Plasma Gas
Monitor jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan
mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat
selebar CRT. Plasma gas juga menggunakan fosfor seperti halnya pada teknologi CRT, tetapi
layar pada plasma gas dapat perpendar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal itu
akan membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna yang dihasilkan
pun lebih baik dari LCD. Teknologi plasma gas ini sering bisa kita jumpai pada saat pertunjukan
-pertunjukan musik atau pertandingan-pertandingan olahraga yang spektakuler. Di sana terdapat
layar monitor raksasa yang dipasang pada sudut-sudut arena tertentu. Itulah monitor yang
menggunakan teknologi plasma gas.
D. OLED
Monitor jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Organic Light-Emitting Diode
(OLED) atau dioda cahaya organik adalah sebuah semikonduktor sebagai pemancar cahaya
yang terbuat dari lapisan organik. OLED digunakan dalam teknologi elektroluminensi, seperti
pada aplikasi tampilan layar atau sensor. Teknologi ini terkenal fleksibel dengan ketipisannya
yang mencapai kurang dari 1 mm. Teknologi OLED ditemukan oleh ilmuwan Perusahaan
Eastman Kodak, Dr. Ching W. Tang pada tahun 1979. Riset di Indonesia mengenai teknologi
ini dimulai pada tahun 2005. OLED diciptakan sebagai teknologi aternatif yang mampu
mengungguli generasi tampilan layar sebelumnya, tampilan kristal cair (Liquid Crystal Display)
atau LCD. OLED terus dikembangkan dan diaplikasikan ke dalam piranti teknologi tampilan.
OLED merupakan piranti penting dalam teknologi elektroluminensi. Teknologi tersebut memiliki
dasar konsep pancaran cahaya yang dihasilkan oleh piranti akibat adanya medan listrik yang
diberikan. Teknologi OLED dikembangkan untuk memperoleh tampilan yang luas, fleksibel,
murah dan dapat digunakan sebagai layar yang efisien untuk berbagai keperluan layar tampilan.
Jumlah warna dari cahaya yang dipancarkan oleh piranti OLED berkembang dari satu warna
menjadi multi-warna. Fenomena ini diperoleh dengan membuat variasi tegangan listrik yang
diberikan kepada piranti OLED sehingga piranti tersebut memiliki prospek untuk menjadi piranti
alternatif seperti teknologi tampilan layar datar berdasarkan kristal cair. Struktur OLED terdiri
atas lapisan kaca terbuat dari oksida timah-indium yang berfungsi sebagai elektroda positif atau
anoda, lapisan organik dari diamine aromatik dengan ketebalan 750 nm, lapisan pemancar
cahaya yang terbuat dari senyawa metal kompleks misalnya 8-hydroxyquinoline aluminium, dan
lapisan elektroda negatif atau katoda terbuat dari campuran logam magnesium dan perak
dengan perbandingan atom 10:1. Konstruksi keseluruhan lapisan tidak lebih dari 500 nm, artinya
OLED sama tipis dengan selembar kertas. Bagian penting dari piranti OLED adalah lapisan
elektroda dan lapisan tipis yang terdiri dari molekul-molekul organik sebagai pemancar cahaya
dimana keduanya disusun bertumpuk. Lapisan organik dapat dimendapkan dengan teknik yang
relatif sederhana yaitu pelapisan memutar (spin coating) sedangkan lapisan elektroda
dimendapkan menggunakan teknik penguapan (evaporation). Lapisan elektroda dibuat dari
bahan logam transparan atau semi-transparan seperti Indium Tin Oxide (ITO) atau aluminium (Al).
Sifat transparan memungkinkan cahaya yang terpancar dari struktur piranti keluar secara optimal.
Mekanisme kerja OLED yaitu jika pada elektroda diberikan medan listrik, fungsi kerja katoda
akan turun dan membuat elektron-elektron bergerak dari katoda menuju pita konduksi di lapisan
organik. Keadaan ini mengakibatkan munculnya lubang (hole) di pita valensi. Anoda akan
mendorong lubang untuk bergerak menuju pita valensi bahan organik. Keadaan ini mengakibat-
kan terjadinya proses rekombinasi elektron dan lubang di dalam lapisan organik dimana elektron
akan turun dan bersatu dengan lubang lalu memberikan kelebihan energi dalam bentuk foton
cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Pada akhirnya akan diperoleh satu jenis pancaran
cahaya dengan panjang gelombang tertentu bergantung pada jenis bahan pemancar cahaya
yang digunakan.
![]() |
| OLED TECHNOLOGY |
![]() |
| OLED SEBELUM DIRANGKAI MENJADI MONITOR |
| OLED SETELAH DIRANGKAI MENJADI MONITOR |
KEMAMPUAN MONITOR
Ada banyak cara untuk menggolongkan monitor. Tetapi cara yang paling sering digunakan
adalah dengan melihat kemampuan dari warna yang dihasilkan monitor tersebut. Minitor dapat
di bagi menjadi 3 kelas, diantaranya :
Monochrome
Monitor Monokrom biasanya menampilkan dua warna, warna background, dan satu lagi adalah
warna foreground. Warna tersebut adalah warna hitam dan putih, hijau dan hitam dan Kuning
dan hitam.
| GREEN MONOCHROME |
| PC DENGAN MONITOR GREEN MONOCHROME |
Gray-scale
Gray Scale monitor adalah jenis spesial dari monitor monochrome yang dapat menampilkan
bayangan ungu yang berbeda.
![]() |
| MONITOR GRAY SCALE |
Color
Monitor Color adalah monitor berwarna yang memiliki 16 hingga 1 juta warna yang berbeda.
Monitor berwarna ini terkadang disebut monitor RGB karena monitor tersebut dapat menerima
3 sinyal yang berbeda, Merah (Red), Hijau (Green) dan Biru(Blue).
| MONITOR CGA |
![]() |
| MONITOR VGA |
Setelah mengetahui penjelasan diatas, aspek paling penting dari sebuah monitor adalah ukuran
atau sering kita kenal dengan istilah screen atau ukuran layar. Seperti sebuah televisi , ukuran
layar adalah perbandingan lebar dalam satuan inci. Jarak antara satu sudut dengan sudut
berlawanan lainnya. Pada umumnya ukuran minimal dari sebuah layar monitor adalah 14 inci,
Sedangkan untuk monitor yang berkukuran 16 inci atau bahkan lebih sering disebut dengan
monitor yang berlayar penuh.
Selain itu berdasarkan ukuran, monitor pula dapat berbentuk portrait atau ukuran tinggi lebih
besar dibandingkan dengan ukuran lebar atau dalam bentuk landscape ukuran lebar lebih
besar dibandingkan ukuran tinggi. Monitor landscape dapat menampilkan dua halaman penuh
yang saling berdampingan satu sama lain.
Resolusi dari monitor mengidentifikasikan seberapa padat pixel yang ada, Pada umumnya,
semakin banyak pixel (sering di ungkapkan dengan titik per inci), semakin tajam hasil gambar
yang dapat ditampilkan. Banyak monitor saat ini sudah dapat menampilkan 1024 hingga
764 pixels, untuk penggunaan kartu grafis standar. Beberapa model monitor high end sudah
dapat menampilkan 1289 hingga 1024, atau bahkan 1600 hingga 1200 pixel. Selain itu ada
beberapa cara umum lainnya yang dapat dilakukan untuk menggolongkan monitor, yaitu dengan
berdasarkan istilah pada tipe sinyal yang diterima oleh monitor tersebut, apakah itu analog
ataukah digital. Kebanyakan monitor saat ini menerima sinyal analog, yang mensyaratkan
penggunaan VGA, SVGA, 8514/A dan beberapa resolusi pewarnaan standar lainnya.
Sedikit monitor yang memiliki frekwensi yang tetap, yang berarti bahwa monitor tersebut hanya
menerima inputan hanya pada satu frekwensi. Kebanyakan monitor adalah Multiscanning yang
berarti bahwa monitor tersebut secara otomatis menyesuaikan pada frekwensi sinyal yang
mereka terima. Dan hal itu menandakan bahwa monitor tersebut dapat menampilkan gambar
dengan resolusi yang berbeda, tergantung dari data yang mereka terima dari video adapters.
Bebebrapa faktor yang mempengaruhi kualitas dari sebuah monitor adalah sbb :
Bandwidth : Jarak frekwensi sinyal yang dapat di atasi oleh monitor. Hal ini di tentukan dari
seberapa banyak data yang dapat diproses, dan selain itu sebebrapa cepat monitor tersebut
dapat memproses resolusi yang tinggi.
Refresh rate : Seberapa kali persatuan detik layar dapat direfresh. Untuk menghindari adanya
kejapan, maka proses refresh setidaknya harus 72 Hz.
Interlaced or noninterlaced: Interlacing adalah teknik yang dapat dilakukan oleh monitor untuk
memiliki resolusi yang lebih, tetapi hal itu dapat mengurangi kecepatan reaksi pada monitor.
Dot pitch : Jumlah ruang antara pixel. Semakin kecil dot pitch, maka akan semakin tajam warna
yang dihasilkan.
C.SEJARAH DAN CARA KERJA SPEAKER
Speaker adalah adalah transduser yang
mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara
menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Alexander Graham Bell
mematenkan sebuah loudspeaker elektrik yang pertama kalinya pada tahun
1876 yang terpasang pada telepon miliknya. Ernst Siemens memperbaikinya
pada tahun 1877. Nikola Tesla menyatakan bahwa dirinya telah membuat
sebuah perangkat yang sama pada tahun 1881 tetapi tidak mendapat hak
paten. Ternyata selama ini Thomas Edison telah mengisukan bahwa di
inggris mematenkan sebuah system yang menggunakan kompresor udara
sebagai mekanisme untuk cylinder phonograps permulaan, namun ia
akhirnya menggunakan logam yang didorong oleh selaput yang melekat pada
stylus. Pada tahun 1898, Horace Short mengumumkan sebuah design
speaker yang menggunakan kompresor udara yang kemudian menjualnya pada
Charles Parsons. Yang kemudian mendapat beberapa tambahan hak paten di
inggris sebelum 1910. Beberapa perusahaan, termasuk Victor Talking
Machine Company and Pathe memproduksi records players yang menggunakan
compressed air loudspeaker. Tetapi, desain ini kurang signifikan karena
rendahnya kualitas suara dan tidak dapat menambahkan volume.Pada
1930an, loudspeaker produsen mulai menggabungkan dua dan tiga
bandpasses senilai driver untuk meningkatkan frekuensi respon dan
tingkat tekanan suara.
Cara Kerja
Sebuah Speaker adalah mesin pengubah terakhir, kebalikan dari
microphone. Speaker membawa sinyal elektrik dan mengubahnya kembali
menjadi vibrasi-vibrasi fisik untuk menghasilkan gelombang-gelombang
suara. Bila sesuatu bekerja, speaker menghasilkan getaran-getaran yang
sama dengan microphone yang direkam secara orisinil dan diubah ke sebuah
pita, CD, LP, dll.Sumber :
Teknik Reparasi PC dan Monitor, Penulis Widodo Budiharto, Penerbit: Elex Media KomputindoKupas Tuntas PC Monitor, Penulis Wahyu Ika Yunianto, Penerbit : Gava Media Yogyakarta
Sejarah Komputer Dari Generasi Pertama Hingga Generasi Saat Ini
Sejarah Komputer Dari Generasi Pertama Hingga Generasi Saat Ini
* Komputer Generasi I (1940-1959)ENIAC
Electronic Numerical Integrator and Calculator (ENIAC) merupakan generasi pertama komputer digital elektronik yang digunakan untuk kebutuhan umum. Pgamroposal ENIAC dirancang oada tahun 1942, dan mulai dibuat pada tahun 1943 oleh Dr. John W. Mauchly dan John Presper Eckert di Moore School of Electrical Engineering (University of Pennsylvania) dan baru selesai pada tahun 1946.
ENIAC berukuran sangat besar, untuk penempatannya membutuhkan ruang 500m2. ENIAC menggunakan 18.000 tabung hampa udara, 75.000 relay dan saklar, 10.000 kapasitor, dan 70.000 resistor. Ketika dioperasikan, ENIAC membutuhkan daya listrik sebesar 140 kilowatt dengan berat lebih dari 30 ton, dan menempati ruangan 167 m2.
Mesin Von Neumann
Mesin ini dikembangkan oleh seorang ahli matamatika yaitu John Von Neumann yang juga merupakan kosultan proyek ENIAC. Mesin ini dikembangkan mulai tahun 1945 yang memberikan gagasan sebagai stored-program concept, yaitu sebuah konsep untuk mempermudah proses program agar dapat direpresentasikan dalam bentuk yang cocok untuk penyimpanan dalam memori untuk semua data. Gagasan ini juga dibuat hampir pada waktu yang bersamaan dengan Turing. Selanjutnya Von Neumann mempublikasikannya dengan nama baru yaitu: Electronic Discrete Variable Computer (EDVAC).
Semua input dan output dilakukan melalui kartu plong. Dalam waktu satu detik, ENIAC mampu melakukan 5.000 perhitungan dengan 10 digit angka yang bila dilakukan secara manual oleh manusia akan memakan waktu 300 hari, dan ini merupakan operasi tercepat saat itu dibanding semua komputer mekanis lainnya. ENIAC dioperasikan sampai tahun 1955. Teknologi yang digunakan ENIAC adalah menggunakan tabung vakum yang dipakai oleh Laboratorium Riset Peluru Kendali Angkatan Darat (Army’s Ballistics Research Laboratory-LBR) Amerika Serikat.
Selanjutnya mesin ini dikembangkan kembali dengan perbaikan-perbaikan pada tahun 1947, yang disebut sebagai generasi pertama komputer elektronik terprogram modern yang disediakan secara komersial dengan nama EDVAC, EDSAC (Electronic Delay Storage Automatic Calculator), dan UNIVAC1 dan 2 (Universal Automatic Computer) yang dikembangkan oleh Eckert dan Mauchly. Untuk pertama kalinya komputer tersebut menggunakan Random Access Memory (RAM) untuk menyimpan bagian-bagian dari data yang diperlukan secara cepat.
Dengan konsep itulah John Von Neumann dijuluki sebagai bapak komputer modern pertama di dunia yang konsepnya masih digunakan sampai sekarang. John Von Neumann lahir di Budapest, Hongaria 28 Desember 1903 dan meninggal pada tanggal 8 Februari 1957 di Washington DC, AS. Von Neumann sangat cerdas dalam matematika dan angka-angka. Pada usia eman tahun dia sudah dapat menghitung pembagian angka dengan delapan digit tanpa menggunakan kertas atau alat bantu lainnya. Pendidikannya dimulai di University of Budapest pada tahun 1921 di jurusan kimia. Tapi kemudian dia kembali kepada kesukaannya, matematika, dan menyelesaikan doktoralnya di bidang matematika di tahun 1928. di tahun 1930 dia mendapatakan kesempatan pergi ke Princeton University (AS). Pada tahun 1933, Institute of Advanced Studies dibentuk dan dia menjadi salah satu dari enam professor matematika di sana. Von Neumann kemudian menjadi warga negara Amerika.
Von Neumann juga merupakan orang pertama yang mencetuskan istilah “Game Theory” yang kemudian berkembang menjadi ilmu tersendiri. Game theory bermanfaat untuk mensimulasikan permainan, seperti catur, bridge, dan sejenisnya. Dia juga bermanfaat untuk mensimulasikan perang.
Komputer Komersial Pertama
Pada pertengahan tahun 1950 UNIVAC mengalami kemajuan dalam beberapa aspek pemrograman tingkat lanjut, sehingga merupakan komputer general purpose pertama yang didesain untuk menggunakan angka dan huruf dan menggunakan pita magnetik sebagai media input dan output-nya. Inilah yang dikatakan sebagai kelahiran industri komputer yang didominasi oleh perusahaan IBM dan Sperry. Komputer UNIVAC pertama kali digunakan untuk keperluan kalkulasi sensus di AS pada tahun 1951, dan dioperasikan sampai tahun 1963.
Komputer-Komputer IBM
IBM memproduksi IBM 605 dan IBM 701 pada tahun 1953 yang berorientasi pada aplikasi bisnis dan merupakan komputer paling populer sampai tahun 1959. IBM 705 dikeluarkan untuk menggantikan IBM 701 yang kemudian memantapkan IBM dalam industri pengolahan data.
Komputer Generasi II (1959-1964)
Komputer generasi kedua ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
- Menggunakan teknologi sirkuit berupa transistor dan diode untuk menggantikan tabung vakum.
- Sudah menggunakan operasi bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti FORTRAN dan COBOL.
- Kapasitas memori utama dikembangkan dari Magnetic Core Storage.
- Menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
- Kemampuan melakukan proses real time dan real-sharing.
- Ukuran fisiknya sudah lebih kecil dibanding komputer generasi pertama.
- Proses operasi sudah lebih cepat, yaitu jutaan operasi perdetik.
- Kebutuhan daya listrik lebih kecil.
- Orientasi program tidah hanya tertuju pada aplikasi bisnis, tetapi juga aplikasi teknik.
Dibanding denga tabung, teknologi transistor jauh lebih efisien sebagai switch dan dapat diperkecil ke skala mikroskopik. Pada tahun 2001 peniliti Intel telah memperkenalkan silikon paling kecil dan paling cepat di dunia, dengan ukuran 20 nanometer ata sebanding dengan sepermiliar meter, yang akan digunakan pada prosesor dengan kecepatan 20 GHz (Giga Hertz). Era ini juga menandakan permulaan munculnya minikomputer yang merupakan terbesar kedua dalam keluarga komputer. Harganya lebih murah dibanding dengan generasi pertama. Komputer DEC PDP-8 adalah minikomputer pertama yang dibuat tahun 1964 untuk pengolahan data komersial.
Jenis-jenis komputer lain yang muncul pada generasi ini diantaranta UNIVAC III, UNIVAC SS80, SS90, dan 1107, IBM 7070, 7080, 1400, dan 1600.
Komputer Generasi III (1964-1970)
Pada generasi ketiga inilah teknologi Integrated Circuit (IC) menjadi ciri utama karena mulai digunakan pada sebuah perangkat komputer hingga generasi sekarang. Komponen IC berbentuk hybrid atau solid (SLT) dan monolithyc (MST). SLT adalah transistor dan diode diletakkan terpisah dalam satu tempat sedangkan MST adalah elemen transistor, diode, dan resistor diletakkan bersama dalam satu chip. MST lebih kesil tetapi mempunyai kemmapuan lebih besar dibanding SLT.
IC dibuat pertama kali oleh Texas Istruments dan Fairchild Semiconductor pada tahun 1959 yang hanya berisi enam transistor. Bisa kita bandingkan bahwa prosesor saat ini yang kita gunakan telah memiliki jutaan, puluhan, ratusan juta transistor, bahkan telah didesain prosesor dengan miliaran transistor. Sebuah perkembangan yang luar biasa dalam masa kurang dari setengah abad.
Ciri-ciri komputer generasi ketiga adalah:
- Karena menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan tepat. Kecepatannya hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama.
- Peningkatan dari sisi software.
- Kapasitas memori lebih besar, dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter (sebelumnya hanya puluhan ribu).
- Menggunakan media penyimpanan luar disket magnetik (external disk) yang sifat pengaksesan datanya secara acak (random access) dengan kapasitas besar (jutaan karakter).
- Penggunaan listrik lebih hemat.
- Kemampuan melakukan multiprocessing dan multitasking.
- Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara.
- Harganya semakin murah.
- Kemampuan melakukan komunikasi dengan komputer lain.
Komputer Generasi IV (1970-1980-an)
Komputer generasi keempat merupakan kelanjutan dari generasi III. Bedanya bahwa IC pada generasi IV lebih kompleks dan terintegrasi. Sejak tahun 1970 ada dua perkembangan yang dianggap sebagai komputer generasi IV. Pertama, penggunaan Large Scale Integration (LSI) yang disebut juga dengan nama Bipolar Large Large Scale Integration. LSI merupakan pemadatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah keping IC yang disebut chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian terpadu IC. LSI kemudian dikembangkan menjadi Very Large Scale Integration (VLSI) yang dapat menampung puluhan ribu hingga ratusan ribu IC. Selanjutnya dikembangkannya komputer mikro yang menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer internal sementara generasi sebelumnya menggunakan magnetic core storage.
Komputer Generasi IV: Apple II
Komputer Generasi IV: Apple II
Perusahaan Intel pada tahun 1971 memperkenalkan mikrokomputer 4 bit yang menggunakan chip prosesor dengan nama 4004 yang berisi 230 transistor dan berjalan pada 108 KHz (Kilo-Hertz) dan dapat mengeksekusi 60.000 operasi per detik. Dilanjutkan pada tahun 1972, Intel memperkenalkan mikrokomputer 8008 yang memproses 8 bit informasi pada satu waktu. Selanjutnya mikroprosesor 8080 dibuat pada tahun 1974, dan merupakan prosesor untuk tujuan umum pertama. Sebelumnya prosesor 4004 dan 8008 dirancang untuk kebutuhan aplikasi tertentu, dan prosesor 8080 memiliki kemampuan lebih cepat dan memilki set instruksi yang lebih kaya, serta memiliki kemampuan pengalamatan yang lebih besar. Pada generasi keempat ini tampilan monitor masih satu warna (green color).
Komputer Generasi IV: PDP 11
Komputer-komputer generasi keempat diantaranya adalah IBM 370, Apple I dan Apple II, PDP-11, VisiCalc, dan Altair yang menggunakan prosesor Intel 8080, dengan sistem operasi CP/M (Control Program for Microprocessor), dengan bahasa pemrograman Microsoft Basic (Beginners Allpurpose Symbolic Instruction Code). Sebagai catatan bahwa pada komputer-komputer generasi keempat ini tidak satupun yang PC-Compatible atau Macintosh-Compatible. Sehingga pada generasi ini belum ditentukan standar sebuah komputer terutama personal computer (PC).
Komputer Generasi V (1980-an-sekarang)
Akhir tahun 1980, IBM memutuskan untuk membangun sebuah komputer personal (PC) secara massal, yang pada tanggal 12 Agustus 1981 menjadi sebuah standar komputer PC, dan pada akhirnya hingga saat ini PC dikenal dengan nama standar IBM-PC. Prosesor yang digunakan adalah 8088/8086 yang menjadi standar komputer saat ini, menggunakan basis proses 16 bit persatuan waktu. Dengan lahirnya komputer generasi kelima ini, IBM bekerja sama dengan Microsoft untuk mengembangkan software di dalamnya. Hingga saat ini Microsoft mendominasi kebutuhan software di dunia PC.
Pada perkembangan selanjutnya perubahan besar terjadi bahwa sejak IBM-PC diperkenalkan dan bukan menjadi satu-satunya manufaktur PC-compatible, maka standar baru dalam dunia industri PC lebih dikembangkan oleh perusahaan lain seperti Intel dan Microsoft yang dipelopori oleh W. Bill Gates yang menjadi pionir standar hardware dan software dunia.
Pada generasi kelima ini, telah dilakukan pengembangan dengan apa yang dinamakan Josephson Junction, teknologi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan memproses trilyunan operasi perdetik sementara teknologi chip hanya mampu memproses miliaran operasi perdetik. Komputer pada generasi ini akan dapat menerjemahkan bahasa manusia, manusia dapat langsung bercakap-cakap dengan komputer serta adanya penghematan energi komputer. Sifat luar biasa ini disebut sebagai “Artificial Intelligence”, selain itu juga berbasis Graphic User Interface (GUI), multimedia, dan multikomunikasi.
Contoh-contoh komputer yang lahir pada generasi kelima berbasis x86, seperti chip 286 yang diperkenalkan pada tahun 1982 dengan 134.000 transistor, kemudian chip 386 pada tahun 1983 dengan 275.000 transistor, sedangkan chip 486 diperkenalkan tahun 1989 yang memiliki 1,2 juta transistor. Selanjutnya pada tahun 1993 Intel memperkenalkan keluarga prosesor 586 yang disebut Pentium 1 dengan jumlah transistor 3,1 juta untuk melakkan 90 MIPS (Million Instruction Per Second). Kemudian dilanjutkan pada generasi berikutnya yaitu Pentium 2, 3, dan 4.
Pada akhir tahun 2000 Intel memperkenalkan Pentium 4, yang merupakan prosesor terakhir dalam keluarga Intel dengan arsitektur 32 bit (IA-32). Tahun 2001 Intel mengumumkan prosesor Itanium yang merupakan prosesor dengan basis arsitektur 64 bit (IA-64) pertama. Itanium merupakan prosesor pertama milik Intel dengan instruksi-instruksi 64 bit dan akan menelurkan satu generasi baru dari sistem operasi dan aplikasi, sementara masih mempertahankan backward compatibility dengan software 32 bit. Perlu diketahui bahwa sejak dikeluarkannya prosesor 386, komputer beroperasi pada 32 bit per satuan waktu dalam mengeksekusi informasi hingga Pentium 4. Hingga sekarang komputer yang digunakan kebanyakan masih yang berbasis 32 bit.
Pada generasi pentium, selain ciri khas pada peningkatan kecepatan akses datanya juga tampilan gambar sudah beresolusi (kualitas gambar) bagus dan berwarna serta multimedia, dan yang lebih penting adalah fungsi komputer menjadi lebih cerdas. Meskipun komputer pada generasi ini ukuran fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana namun memiliki kemampuan yang semakin canggih.
Komputer Generasi VI: Masa Depan
Dengan teknologi komputer yang ada saat ini, agak sulit untuk dapat membayangkan bagaimana komputer masa depan. Dengan teknologi yang ada saat ini saja kita seakan sudah dapat “menggenggam dunia”. Dari sisi teknologi beberapa ilmuan komputer meyakini suatu saat tercipta apa yang disebut dengan biochip yang dibuat dari bahan protein sitetis. Robot yang dibuat dengan bahan ini kelak akan menjadi manusia tiruan. Sedangkan teknologi yang sedang dalam tahap penelitian sekarang ini yaitu mikrooptik serta input-output audio yang mungkin digunakan oleh komputer yang akan datang. Ahli-ahli sains komputer sekarang juga sedang mencoba merancang komputer yang tidak memerlukan penulisan dan pembuatan program oleh pengguna. Komputer tanpa program (programless computer) ini mungkin membentuk ciri utama generasi komputer yang akan datang.
Kemungkinan Komputer Masa Depan
Secara prinsip ciri-ciri komputer masa mendatang adalah lebih canggih dan lebih murah dan memiliki kemampuan diantaranya melihat, mendengar, berbicara, dan berpikir serta mampu membuat kesimpulan seperti manusia. Ini berarti komputer memiliki kecerdasan buatan yang mendekati kemampuan dan prilaku manusia. Kelebihan lainnya lagi, kecerdasan untuk memprediksi sebuah kejadian yang akan terjadi, bisa berkomunikasi langsung dengan manusia, dan bentuknya semakin kecil. Yang jelas komputer masa depan akan lebih menakjubkan.
Langganan:
Komentar (Atom)

















